Menilik Jokowi, Diam tapi Langkahnya Mematikan

 

Oleh Ellen Frani, Aktiivis Perempuan Dayak

Langkah Catur Jokowi.

Kita tidak pernah tahu apa yang direncanakan Jokowi dalam memimpin Negeri ini. Pada ๐—‰๐–พ๐—‹๐—‚๐—ˆ๐–ฝ๐–พ ๐—‰๐–พ๐—‹๐—๐–บ๐—†๐–บ ๐–ฏemerintahan Jokowi, kinerja ๐–ฏemerintah tidak terlalu baik dan banyak tersendat, hal ini bisa dirasakan oleh masyarakat, mulai gangguan terhadap partai๐—‡ya dengan aturan MD3 yang membuat PDIP sebagai partai pemenang ๐–ฏemil๐—Ž ๐–ป๐–พ๐—‹๐—…๐–บ๐—‰๐–บ๐—‡๐—€ ๐–ฝ๐–บ๐–ฝ๐–บ karena kadernya gagal menjadi Ketua DPR ๐–ฑ๐–จ.

Ada juga gelombang demo berjilid-jilid yang sering membuat kekacauan sehingga kinerja ๐–ฏemerintah tidak bisa optimal, dan ini membuat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah saat itu sekitar 58,8% saja.

Dari pengalaman tersebut Jokowi harus membuat strategi lain dalam ๐—‰๐–พ๐—‹๐—‚๐—ˆ๐–ฝ๐–พ ke (2)dua pemerintahannya. Seluruh stakeholder dirangkul, termasuk lawan politiknya agar tidak ada lagi kegaduha๐—‡, sehingga ๐–ฏ๐–พ๐—†๐–พ๐—‹๐—‚๐—‡๐—๐–บ๐—๐–บ๐—‡ bisa berjalan sesuai harapan ๐—Œ๐–พ๐—…๐—Ž๐—‹๐—Ž๐— ๐–ฑ๐–บ๐—„๐—’๐–บ๐— ๐–จ๐—‡๐–ฝ๐—ˆ๐—‡๐–พ๐—Œ๐—‚๐–บ. Karena ihtiar serta ke ikhlasan dalam mengurus Negara inilah Tuhan selalu menjaga dan melindungi setiap langkah ๐–ฉ๐—ˆ๐—„๐—ˆ๐—๐—‚. Setelah rekonsilasi tersebut tak lama kemudian datanglah pandemi covid 19 di seluruh dunia, sehingga membuat banyak ๐–ญ๐–พgara kolaps secara eko๐—‡omi dan berimbas pada pertumbuhan ekonominya sampai saat ini. Andai rekonsilasi tersebut tidak terjadi ada kem๐—Žngkinan kita bisa terpuruk seperti negara ๐—…๐–บ๐—‚๐—‡๐—‡๐—’๐–บ.

Keberhasilan Indonesia bertahan karena ๐–ฝ๐–บ๐—…๐–บ๐—† setiap pengambilan kebijakan tidak ada lagi yang mengganggu misal๐—‡๐—’๐–บ ๐–บ๐–ฝ๐–บ๐—‡๐—’๐–บ "๐—„๐–พ๐—…๐—ˆ๐—†๐—‰๐—ˆ๐—„" ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ membiayai untuk melakukan demo berjilid-jilid serta gerakan gerakan lain seperti pada periode pertama. Kalau saat ini Jokowi bisa bekerja dengan nyaman itu tidak lain karena gerbong besar yang biang gaduh sudah diberi ruang tersendiri, sehingga mudah untuk dikontrol. Situasi yang nyaman dan tanpa gaduh ini membuat kerja pemerintah sangat efektif di semua lini termasuk bidang Ekonomi dan Hukum, sehingga pertumbuhan ekonomi indonesia berada di peringkat 4 (empat) dunia meninggalkan negara-negara besar seperti Amerika, Jepang dan lainnya. 

Namun menjelang akhir jabatan ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ berdekatan dengan Pilpres membuat kondisi tersebut berubah. Karena ada framing dan narasi ๐–ฝ๐–บ๐—‹๐—‚ ๐—Œ๐–พ๐—„๐–พ๐—…๐—ˆ๐—†๐—‰๐—ˆ๐—„ ๐—ˆ๐—‹๐–บ๐—‡๐—€ yang sangat masif, ๐—Œ๐–พ๐—๐—‚๐—‡๐—€๐—€๐–บ membuat ๐–ฏresiden merasa tidak nyaman. Ada ๐–ก๐–บ๐–ผapres yang karena elektabilitasnya stagnan di paling bawah membuat narasi kalau dirinya seakan-akan sedang dijega๐—…,๐—‰adahal secara konstitusi yang mengusung Capres/Cawapres adalah partai dan gabungan partai.

Sementara calon lainnya yang kebetulan sebagai Pembantu Presiden ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ ๐—„๐–บ๐—‹๐–พ๐—‡๐–บ tugas serta kewajibannya sering bertemu Presiden. Dari pertemuan - pertemuan tersebut dengan sengaja mereka menarasikan bahwa sang Capres didukung atau di endors oleh Jokowi.

๐–ฒ๐–พ๐–ป๐–พ๐—‡๐–บ๐—‹๐—‡๐—’๐–บ ๐—†๐–พ๐—‹๐–พ๐—„๐–บ sadar Jokowi adalah kader PDIP yang juga mencalon๐—„๐–บ๐—‡ Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden, dalam hal ini  ๐—๐–พ๐—‹๐—„๐–พ๐—Œ๐–บ๐—‡ Jokowi di adu domba dengan partai tempat๐—‡๐—’๐–บ bernaung. Dengan kepuasan masyarakat yang mencapai hampir 90% membuat Relawan Prabowo semakin gencar menarasikan Jokowi mengendors nya, dengan memasang balliho Prabowo bersama Jokowi. ๐–ขara-๐–ผ๐–บ๐—‹๐–บ yang mereka gunakan sebenarnya secara tidak langsung sedang mengajak Jokowi untuk "Berkhianat" terhadap partai yang telah membesarkan nya. M๐–พ๐—‹๐–พ๐—„๐–บ ๐—…๐—Ž๐—‰๐–บ dan ๐—๐—‚๐–ฝ๐–บ๐—„ ๐—†๐–พ๐—‡๐—€๐–พ๐—‡๐–บ๐—… bahwa ๐–ฉ๐—ˆ๐—„๐—ˆ๐—๐—‚ adalah orang ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ berkharakter ๐—๐–พ๐—€๐–บ๐—Œ serta ber๐—„๐—ˆ๐—†๐—‚๐—๐—†๐–พ๐—‡.

Narasi serta penggiringan opini yang dilakuan ๐—†๐–พ๐—‹๐—Ž๐—‰๐–บ๐—„๐–บ๐—‡ jebakan yang harus segera ditangani oleh Jokowi, karena apapun judulnya sebagai seorang ๐–ฏresiden beliau tidak akan meniup peluit secara nyata kemana dukungan akan di arahkan. 

Ibarat pemain catur yang handal Jokowi sedang bermain melawan pemula, cukup menggunakan strategi Blackburn - Shilling trap yaitu strategi dengan memberikan Pion untuk menjebak ๐–ฑ๐–บja. Langkah tersebut mulai dimainkan sejak Ganjar Pranowo di ๐–ฝ๐–พ๐—„๐—…๐—‹๐–บ๐—Œ๐—‚๐—„๐–บ๐—‡ ๐—Œ๐–พ๐–ป๐–บ๐—€๐–บ๐—‚ ๐–ข๐–บ๐—‰๐—‹๐–พ๐—Œ ๐–ฝ๐–บ๐—‹๐—‚ ๐–ฏ๐–ฃ๐–จ๐–ฏ, tidak sekalipun ada guyonan ๐–บ๐—๐–บ๐—Ž candaan yang diucapkan Jokowi, sehingga menimbulkan ๐—†๐—Ž๐—…๐—๐—‚๐—๐–บ๐–ฟ๐—Œ๐—‚๐—‹ yang bisa digunakan sebagai alat ๐—‰๐–พ๐—‡๐—€๐—€๐—‚๐—‹๐—‚๐—‡๐—€๐–บ๐—‡ ๐—ˆ๐—‰๐—‚๐—‡๐—‚ ๐—Œ๐–พ๐–บ๐—„๐–บ๐—‡-๐–บ๐—„๐–บ๐—‡ ๐–ฑ๐–พ๐—…๐–บ๐—๐–บ๐—‡ ๐–ฉ๐—ˆ๐—„๐—ˆ๐—๐—‚ ๐—๐–พ๐—‹๐—‰๐–พ๐–ผ๐–บ๐—.

K๐–พ๐—‰๐–บ๐—‡๐—‚๐—„๐–บ๐—‡ semakin ๐—๐–พ๐—‹๐—ƒ๐–บ๐–ฝ๐—‚ ๐—„๐–บ๐—‹๐–พ๐—‡๐–บ ๐–ป๐–บ๐—‡๐—’๐–บ๐—„ ๐–ฑ๐–พ๐—…๐–บ๐—๐–บ๐—‡ ๐–ฉ๐—ˆ๐—„๐—ˆ๐—๐—‚ ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ ๐—†๐–พ๐—‡๐–ฝ๐—Ž๐—„๐—Ž๐—‡๐—€ ๐–ฆ๐–บ๐—‡๐—ƒ๐–บ๐—‹, ๐–ฝ๐–บ๐—‡ ๐—†๐–พ๐—‹๐–พ๐—„๐–บ ๐—†๐–พ๐—†๐–บ๐—‡๐–ฟ๐–บ๐–บ๐—๐—„๐–บ๐—‡ ๐—‹๐–พ๐—…๐–บ๐—๐–บ๐—‡ ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ ๐—„๐–บ๐—๐–บ๐—‡๐—’๐–บ ๐—†๐–พ๐—‡๐—Ž๐—‡๐—€๐—€๐—Ž ๐–บ๐—‹๐–บ๐—๐–บ๐—‡ ๐–ฉ๐—ˆ๐—„๐—ˆ๐—๐—‚, untuk diframing sebagai pendukungnya. Tetapi dengan ๐—„๐–พ๐—‰๐—‚๐–บ๐—๐–บ๐—‚๐–บ๐—‡ ๐–ฉ๐—ˆ๐—„๐—ˆ๐—๐—‚ ๐–ฝ๐–บ๐—‡ ๐–ฝ๐—Ž๐—„๐—Ž๐—‡๐—€๐–บ๐—‡ ๐—‹๐–พ๐—…๐–บ๐—๐–บ๐—‡ ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ ๐—„๐—Ž๐–บ๐— ๐—†๐–บ๐—„๐–บ ๐–ฝ๐—‚ ๐—ƒ๐–บ๐–ฝ๐—‚๐—„๐–บ๐—‡ ๐–ช๐–พ๐—๐—Ž๐—† Projo yang banyak di narasikan sebagai "IKON" Relawan Jokowi untuk masuk ๐—„๐–พ kedalam ๐—…๐—‚๐—‡๐—€๐—„๐–บ๐—‹๐–บ๐—‡ mereka,  sampai sang raja yang bisa memahkotai dirinya sendiri mundur dari kabinet karena ๐—๐–บ๐—‹๐—Ž๐—Œ mendaftar sebagai Capres. Disisi lain Jokowi melakukan tugasnya dengan menyentil masalah penggunaan Anggaran di Kemenhan serta pengakuan negara terhadap 12 kejahatan ๐—„๐–พmanusia๐–บ๐—‡, dari sini sebetulnya masyarakat sudah menilai apa maksud dari sambutan tersebut,  karena hanya itu bisa dilakukan Presiden sebagai bentuk dukungan. Strategi tersebut berjalan dengan baik dan lancar.

Masalah muncul, setelah secara tak terduga ada Capres lain yang melakukan apel siaga, dimana pidato sang orator menggugat dukungannya terhadap Pemerintah tentang revolusi mental. Harusnya sebelum  berorasi sang orator berkaca dulu, karena setelah Jaksa agung yang berasal dari kader partainya diganti, apresiasi yang diberikan masyarakat terhadap Korp Adhiyaksa tersebut sangat tinggi. Jokowi yang sedang menikmati permainan ini, secara langsung bereaksi. Dengan hanya menggeser Pion ke posisi aman dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan kalau ada 7(tujuh) orang yang direkomendasi dan sudah dikonf๐—‚rmasi๐—„๐–บ๐—‡ dengan Jokowi untuk membantu pemenangan Ganjar serta diangkatnya Gibran sebagai Jurkam Nasional menunjukkan kemana sebenarnya langkah Jokowi.

Lalu hubungannya dengan Ketum Projo yang di angkat menjadi Menkom info ?.  inilah wujud revolusi mental yang ingin disampaikan Jokowi kepada penggugatnya, bahwa ada kadernya yang terlibat dalam skandal mega korupsi 8 Trilyun di Kominfo.

Yang kedua secara tidak langsung ini memutus komunikasi antara Projo dengan Tim ๐—‹๐–พ๐—…๐–บ๐—๐–บ๐—‡ ๐–ฏ๐—‹๐–บ๐–ป๐—ˆ๐—๐—ˆ, ๐—„๐–บ๐—‹๐–พ๐—‡๐–บ ๐—Œ๐–พ๐–ป๐–บ๐—€๐–บ๐—‚ ๐–ฌ๐–พ๐—‡๐—„๐—ˆ๐—†๐—‚๐—‡๐–ฟ๐—ˆ ๐—๐–บ๐—‹๐—Ž๐—Œ ๐—†๐–พ๐—…๐–พ๐—‰๐–บ๐—Œ ๐—ƒ๐–บ๐–ป๐–บ๐—๐–บ๐—‡ ๐—„๐–พ๐—๐—Ž๐—†๐—‡๐—’๐–บ. Sehingga masyarakat tidak akan dibingungkan lagi oleh "KEBENARAN BARU" yang sebetulnya salah, tapi karena opini tersebut di framing berulang-ulang lalu di anggapnya sebagai kebenaran baru versi Medsos. Itulah langkah Jokowi yang sangat sulit diduga.๐–ฒ๐–พ๐—‰๐–พ๐—‹๐—๐—‚ pepatah sekali mendayung 2(dua) 3(tiga) pulau terlampaui. Dan menang tanpo ngasorake.

Begitulah kira-kira dan opini ini, bisa jadi mewakili keadaan ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ ๐—Œ๐–พ๐–ป๐–พ๐—‡๐–บ๐—‹๐—‡๐—’๐–บ.

๐–ฒ๐–พ๐—…๐–บ๐—†๐–บ๐— ๐–ก๐–พ๐—„๐–พ๐—‹๐—ƒ๐–บ ๐–ฌ๐–ค๐–ญ๐–ช๐–ฎ๐–ฌ๐–จ๐–ญ๐–ฅ๐–ฎ.๐–ก๐–บ๐—‰๐–บ๐—„.๐–ก๐—Ž๐–ฝ๐—‚ ๐– ๐—‹๐—‚๐–พ ๐–ฒ๐–พ๐—๐—‚๐–บ๐–ฝ๐—‚

๐–ณ๐—Ž๐—๐–บ๐—‡ ๐–ฌ๐–พ๐—†๐–ป๐–พ๐—‹๐—„๐–บ๐—๐—‚

Dengan m๐–พ๐—‡๐—€๐—‚๐—„๐—Ž๐—๐—‚ ๐—‚๐—‡๐—Œ๐—๐—‹๐—Ž๐—„๐—Œ๐—‚ ๐–ฆ๐–บ๐—‡๐—ƒ๐–บ๐—‹ ๐–ฏ๐—‹๐–บ๐—‡๐—ˆ๐—๐—ˆ ๐—†๐–บ๐—‹๐—‚ ๐—„๐—‚๐—๐–บ ๐—†๐–พ๐—…๐–บ๐—„๐—Œ๐–บ๐—‡๐–บ๐—„๐–บ๐—‡ ๐–ฏ๐–พ๐—Œ๐—๐–บ ๐–ฃ๐–พ๐—†๐—ˆ๐—„๐—‹๐–บ๐—Œ๐—‚ ๐—‹๐—‚๐–บ๐—‡๐—€ ๐—€๐–พ๐—†๐–ป๐—‚๐—‹๐–บ.

๐–ฆ๐–บ๐—‡๐—ƒ๐–บ๐—‹๐—‚๐–บ๐—‡ ๐–ฒ๐—‰๐–บ๐—‹๐—๐–บ๐—‡ ๐–บ๐–ฝ๐–บ๐—…๐–บ๐— ๐–ฎ๐—‹๐—€๐–บ๐—‡๐—‚๐—Œ๐–บ๐—Œ๐—‚ ๐–บ๐—„๐–บ๐—‹๐—‹๐—Ž๐—†๐—‰๐—Ž๐— ๐–ฆ๐–บ๐—‡๐—ƒ๐–บ๐—‹ ๐–ฏ๐—‹๐–บ๐—‡๐—ˆ๐—๐—ˆ ๐—’๐–บ๐—‡๐—€ ๐–ป๐–พ๐—‹๐—€๐–พ๐—‹๐–บ๐—„ ๐—Œ๐–พ๐–ผ๐–บ๐—‹๐–บ ๐—†๐–บ๐—Œ๐—‚๐–ฟ,๐–ฝ๐–บ๐—‡ ๐–บ๐—‡๐—๐—‚ ๐–ง๐—ˆ๐–บ๐—‘,๐–ป๐–พ๐—‹๐—„๐—ˆ๐—†๐—‚๐—๐—†๐–พ๐—‡ ๐—๐–พ๐—€๐–บ๐—„ ๐—…๐—Ž๐—‹๐—Ž๐—Œ ๐—Ž๐—‡๐—๐—Ž๐—„ ๐–ญ๐–ช๐–ฑ๐–จ.

๐–ฒ๐– ๐–ซ๐– ๐–ฌ ๐–ก๐–ง๐–จ๐–ญ๐–ญ๐–ค๐–ช๐–  ๐–ณ๐–ด๐–ญ๐–ฆ๐–ฆ๐– ๐–ซ ๐–จ๐–ช๐– 

0 Komentar